Daha Selatan (MTsN 9 HSS) – MTsN 9 Hulu Sungai Selatan kembali menorehkan prestasi melalui salah satu tenaga pendidiknya. Salah satu guru mata pelajaran Fikih, Juwita Mentari, S.Pd., berhasil lulus Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan Batch 4 Tahun 2025, yang diumumkan pada, Selasa (17/03/2026).
Juwita Mentari, S.Pd., menempuh pendidikan profesi melalui LPTK UIN Antasari Banjarmasin. Keberhasilan ini menjadi bukti kesungguhan dan dedikasi dalam meningkatkan kompetensi sebagai pendidik, khususnya dalam bidang keagamaan.
Program PPG tidak hanya menekankan pada penguasaan materi, tetapi juga pada penguatan karakter guru sebagai teladan bagi peserta didik. Hal ini sangat penting, terutama dalam pembelajaran Fikih yang tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga praktik dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam keterangannya, Juwita Mentari, S.Pd., mengungkapkan rasa syukur atas kelulusan yang diraih.
“Alhamdulillah, ini adalah amanah besar bagi saya untuk menjadi guru yang lebih profesional. Semoga ilmu yang saya peroleh dapat saya amalkan dan saya ajarkan kepada siswa dengan sebaik-baiknya,” tuturnya.
Ia juga berharap dapat memberikan kontribusi lebih dalam membentuk karakter siswa yang religius.
“Pembelajaran Fikih bukan hanya tentang memahami hukum, tetapi juga tentang membentuk akhlak. Semoga ke depan saya dapat lebih maksimal dalam membimbing siswa,” tambahnya.
Dengan keberhasilan ini, diharapkan kualitas pembelajaran Fikih di MTsN 9 HSS semakin meningkat dan mampu mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat dalam nilai-nilai keagamaan.
Daha Selatan (MTsN 9 HSS) – Kabar membanggakan datang dari MTsN 9 Hulu Sungai Selatan. Dua guru mata pelajaran Bahasa Inggris berhasil menorehkan prestasi dengan lulus Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan Batch 4 Tahun 2025. Kelulusan tersebut resmi diumumkan pada, Selasa (17/03/2026).
Kedua guru tersebut adalah Maulida Ahadiyah, S.Pd., yang menempuh pendidikan melalui LPTK Universitas Negeri Makassar, serta Norma, S.Pd., melalui LPTK Universitas Muhammadiyah Malang. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata dedikasi dan komitmen mereka dalam meningkatkan kualitas diri sebagai tenaga pendidik profesional.
Program PPG Dalam Jabatan merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan kompetensi guru, baik dari segi pedagogik, profesional, sosial, maupun kepribadian. Melalui program ini, para guru dibekali dengan berbagai keterampilan dan strategi pembelajaran yang inovatif dan relevan dengan perkembangan zaman.
Maulida Ahadiyah, S.Pd., mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaannya atas kelulusan tersebut.
“Alhamdulillah, ini adalah hasil dari proses panjang yang penuh perjuangan, mulai dari perkuliahan, tugas, hingga uji kompetensi. Semoga ilmu yang diperoleh dapat saya terapkan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas,” ujarnya.
Senada dengan itu, Norma, S.Pd., juga menyampaikan rasa haru dan semangatnya untuk terus berkembang.
“Kelulusan ini menjadi motivasi bagi saya untuk terus belajar dan berinovasi. Saya berharap dapat menciptakan pembelajaran Bahasa Inggris yang lebih menarik dan mudah dipahami oleh siswa,” tuturnya.
Dengan capaian ini, diharapkan kedua guru tersebut dapat memberikan kontribusi yang lebih maksimal dalam meningkatkan mutu pendidikan di MTsN 9 HSS, khususnya dalam pembelajaran Bahasa Inggris yang komunikatif dan menyenangkan.
Tingkatkan Mutu Sains, Guru IPA MTsN 9 HSS Lulus PPG
Daha Selatan (MTsN 9 HSS) – Prestasi membanggakan kembali diraih oleh Dewan Guru MTsN 9 Hulu Sungai Selatan. Dua guru mata pelajaran IPA berhasil lulus Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan Batch 4 Tahun 2025. Pengumuman kelulusan tersebut disampaikan secara resmi pada, Selasa (17/03/2026).
Adapun guru yang berhasil lulus adalah Faridah, S.Pd., yang menempuh pendidikan melalui LPTK Universitas Negeri Surabaya, dan Nor Layla, S.Pd., yang menempuh pendidikan melalui LPTK Universitas Negeri Yogyakarta. Keberhasilan ini menjadi langkah penting dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran IPA di madrasah.
PPG Dalam Jabatan memberikan pengalaman belajar yang komprehensif bagi para guru, mulai dari pendalaman materi, pengembangan perangkat pembelajaran, hingga praktik mengajar yang berorientasi pada kebutuhan siswa. Hal ini diharapkan mampu menciptakan pembelajaran yang lebih efektif dan bermakna.
Faridah, S.Pd., menyampaikan rasa syukur atas pencapaian tersebut.
“Alhamdulillah, banyak pengalaman dan ilmu baru yang saya dapatkan selama mengikuti PPG. Ini menjadi bekal penting untuk meningkatkan kualitas pembelajaran IPA di kelas,” ungkapnya.
Sementara itu, Nor Layla, S.Pd., juga mengungkapkan kebahagiaannya.
“PPG ini memberikan banyak wawasan baru, terutama dalam hal metode pembelajaran yang inovatif. Saya berharap dapat menerapkannya agar siswa lebih tertarik dan aktif dalam belajar IPA,” ujarnya.
Dengan kelulusan ini, diharapkan pembelajaran IPA di MTsN 9 HSS semakin berkembang dan mampu mendorong siswa untuk berpikir kritis, kreatif, serta memiliki pemahaman yang kuat terhadap konsep-konsep sains.
Fotografer: Humas
Editor: Sa'id Al
Writer: Sa'id Al
