CfZbQfZaQYJZavGXZZdVJRQdgY4ezsH47LWSh0nQ

Wakamad Sarpras MTsN 9 HSS Manfaatkan Bahan Tak Terpakai Jadi Egrang



Daha Selatan (MTsN 9 HSS) – Wakil Kepala Madrasah Bidang Sarana dan Prasarana MTsN 9 HSS membuat sejumlah egrang dari kayu bekas sebagai persiapan lomba dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional, Selasa (21/07/2026). Inisiatif tersebut menjadi salah satu bentuk kreativitas madrasah dalam memanfaatkan bahan yang sudah tidak terpakai menjadi sarana perlombaan yang edukatif, ekonomis, dan ramah lingkungan.

Egrang dibuat dengan memanfaatkan potongan kayu bekas yang masih layak digunakan. Setelah melalui proses pemilihan dan perakitan, kayu-kayu tersebut diubah menjadi alat permainan tradisional yang kokoh dan aman digunakan oleh peserta didik saat mengikuti perlombaan.

Pembuatan egrang menjadi bagian dari persiapan berbagai kegiatan dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional di MTsN 9 Hulu Sungai Selatan. Selain menyemarakkan peringatan tersebut, lomba egrang diharapkan dapat memperkenalkan kembali permainan tradisional kepada peserta didik sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap permainan berbasis gawai.

Permainan egrang memiliki banyak manfaat bagi perkembangan anak, seperti melatih keseimbangan tubuh, konsentrasi, keberanian, ketekunan, dan rasa percaya diri. Melalui perlombaan ini, peserta didik juga diajak untuk menjunjung tinggi sportivitas, kerja sama, serta semangat pantang menyerah.

Wakil Kepala Madrasah Bidang Sarana dan Prasarana MTsN 9 HSS, Nordin, S.Pd.I., mengatakan bahwa pemanfaatan kayu bekas menjadi egrang merupakan bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekaligus upaya menghadirkan sarana perlombaan yang sederhana namun bernilai edukatif.

"Kami ingin menunjukkan bahwa kayu bekas yang sudah tidak terpakai masih dapat dimanfaatkan menjadi egrang yang layak digunakan. Selain menghemat biaya, kegiatan ini juga mengajarkan peserta didik pentingnya kreativitas, kepedulian terhadap lingkungan, dan pelestarian permainan tradisional," ujar beliau.

Wakamad Sarpras MTsN 9 HSS juga berharap perlombaan egrang nantinya tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana bagi peserta didik untuk mengenal kembali permainan tradisional yang mengandung banyak nilai pendidikan karakter.

Sementara itu, Plt. Kepala MTsN 9 Hulu Sungai Selatan, Norsinah, S.Pd., memberikan apresiasi atas kreativitas yang dilakukan oleh Wakamad Sarana dan Prasarana dalam memanfaatkan kayu bekas menjadi perlengkapan lomba.

"Kegiatan ini mencerminkan semangat inovasi dan kepedulian terhadap lingkungan. Kami berharap egrang yang dibuat dari kayu bekas dapat dimanfaatkan dengan baik pada peringatan Hari Anak Nasional sekaligus menumbuhkan kecintaan peserta didik terhadap permainan tradisional dan budaya bangsa," tutur beliau.

Melalui persiapan tersebut, MTsN 9 Hulu Sungai Selatan terus berkomitmen menghadirkan kegiatan yang mendidik, kreatif, dan menyenangkan bagi peserta didik. Peringatan Hari Anak Nasional diharapkan menjadi momentum untuk mengembangkan karakter, kreativitas, serta kebersamaan melalui berbagai aktivitas yang sarat dengan nilai edukasi dan pelestarian budaya.


Rep/Fg: Humas
Humas
Website Official Madrasah Tsanawiyah Negeri 9 Hulu Sungai Selatan (MTsN 9 HSS)

Related Posts

Posting Komentar