Daha Selatan (MTsN 9 HSS) - MTsN 9 Hulu Sungai Selatan melaksanakan pembacaan sholawat Nabi bagi siswi yang sedang berhalangan melaksanakan sholat pada waktu zuhur, Rabu (29/07/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembiasaan religius yang dilaksanakan untuk tetap mengisi waktu dengan aktivitas keagamaan.
Pembacaan sholawat Nabi dilaksanakan sebagai alternatif kegiatan keagamaan bagi siswi yang sedang berhalangan sholat. Para siswi mengikuti kegiatan dengan tertib dan bersama-sama melantunkan sholawat sebagai bentuk kecintaan kepada Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam.
Kegiatan ini juga menjadi salah satu upaya madrasah dalam menanamkan nilai-nilai religius kepada siswa. Meskipun sedang tidak dapat melaksanakan sholat, para siswi tetap diarahkan untuk mengisi waktu dengan kegiatan positif yang sesuai dengan kondisi mereka.
Pelaksanaan pembacaan sholawat Nabi tersebut diawasi langsung oleh Wakamad Kesiswaan MTsN 9 HSS, Juwita Mentari, S.Pd. Pendampingan dilakukan untuk memastikan kegiatan berjalan tertib sekaligus memberikan pembinaan kepada para siswi.
Juwita Mentari, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi pembiasaan yang memberikan nilai positif bagi para siswi.
“Ketika sedang berhalangan untuk sholat, siswi tetap dapat mengisi waktu dengan kegiatan yang bernilai ibadah, salah satunya dengan membaca sholawat Nabi. Semoga kegiatan ini dapat menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah SAW,” tuturnya.
Menurut Juwita Mentari, pembiasaan keagamaan tidak hanya dilakukan melalui pelaksanaan sholat, tetapi juga dapat diwujudkan melalui berbagai kegiatan positif lainnya. Karena itu, para siswi diarahkan untuk tetap menjaga suasana religius selama berada di madrasah.
Salah satu siswi yang mengikuti kegiatan, Hayatul Husna, mengaku senang dapat mengikuti pembacaan sholawat Nabi bersama teman-temannya. Kegiatan tersebut menurutnya membuat waktu zuhur tetap diisi dengan aktivitas keagamaan yang menyenangkan.
“Senang bisa membaca sholawat bersama teman-teman. Walaupun sedang berhalangan untuk sholat, kami tetap bisa melakukan kegiatan keagamaan dan mengisi waktu dengan hal yang bermanfaat,” ujar Husna.
Kegiatan pembacaan sholawat Nabi diharapkan dapat terus menjadi bagian dari pembiasaan religius di MTsN 9 HSS. Selain memberikan kegiatan alternatif bagi siswi yang berhalangan sholat, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk memperkuat kecintaan siswa kepada Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam.
Dengan pembiasaan yang dilakukan secara rutin, madrasah berupaya menciptakan lingkungan pendidikan yang tidak hanya mendukung perkembangan akademik, tetapi juga membentuk karakter siswa yang religius, berakhlak, dan memiliki kecintaan terhadap ajaran Islam.
Rep/Fg: Humas
