CfZbQfZaQYJZavGXZZdVJRQdgY4ezsH47LWSh0nQ

Lengkapi Nilai Praktik UM Prakarya, Siswa Suguhkan Masakan Khas Banjar

Kandangan (MTsN 9 HSS) – Untuk melengkapi nilai Praktik Ujian Madrasah (UM) Prakarya, siswa kelas IX Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 9 Hulu Sungai Selatan (HSS) menyuguhkan masakan khas banjar yaitu kuah (gangan) manis selama dua hari yaitu dari Senin s.d Selasa atau dari tanggal 14 s.d 15 Maret 2022 di Ruang Kegiatan Belajar (RKB) kelas IX MTsN 9 HSS.

Guru Prakarya MTsN 9 HSS Mahrita, S.Pd menjelaskan praktik membuat masakan khas Banjar berupa kuah (gangan) manis tersebut disamping untuk melengkapi nilai praktik Ujian Madrasah (UM) mata pelajaran Prakarya Tahun Pelajaran 2021/2022 juga bertujuan agar para siswa mengenal dan menyukai serta mampu membuat masakan khas daerah Banjar tersebut yang tidak kalah enak dengan masakan luar (kekinian) yang banyak digandrungi remaja melenial saat ini,

Dengan kata lain ujar Mahrita, diharapkan nantinya para siswa mempunyai suatu keahlian terutama dibidang memasak yang dapat dipergunakan untuk kehidupan dirinya kelak dikemudian hari.  

Praktik memasak diikuti oleh 113 siswa dari kelas IX-A,IX-B,IX-C, dan IX-B yang dibagi menjadi 8 kelompok, setiap kelas dibagi menjadi 2 kelompok, untuk kelas IX-A dan IX-B ujian praktik dilaksanakan 14 Maret 2022 terdiri dari ada 4 kelompok, sedangkan untuk kelas IX-C dan IX-D ujian praktek dilaksanakan pada hari Selasa 15 Maret 2022 juga ada terdiri dari 4 kelompok. “Setiap kelompok ada sekitar 15 orang,” ujarnya, Selasa (15/02/22).

Mahrita menerangkan untuk ujian praktik UM memasak mata pelajaran Prakarya para siswa diwajibkan menyuguhkan menu atau masakan yang sama yaitu berupa kuah (gangan) manis yang lauknya berupa ikan gabus (haruan) dan/atau ikan nila goreng disertai sambel khas Banjar serta buah-buahan sebagai cuci mulutnya.

Adapun bahan dasar kuah (gangan) manis itu terangnya adalah Labu Kuning (Waluh), Bayam, Kacang panjang, jagung manis, santan, bawang merah, gula, dan garam. Untuk menambah cita rasa para siswa bisa dan dibolehkan menambah bahan atau bumbu lain yang memang sesuai dengan menu atau masakan kuah/gangan manis tersebut seperti bayam, karawila (lapang), ubi jalar dan lain-lain

“Aspek yang dinilai dalam praktik memasak tersebut diantaranya adalah plating terbaik/Table Manner atau seni menata makanan di atas wadah saji (meja), Kelengkapan sajiannya, Rasa masakannya, dan Kerjasama Tim (kelompok), adapun tim penilainya adalah Kepala Madrasah (Kamad) dan Dewan Guru MTsN 9 HSS,”  ucapnya.

Kepala MTsN 9 HSS Zainab, S.Ag menyambut baik ujian praktik memasak mata pelajaran Prakarya tersebut dan berharap dengan ujian praktek tersebut para siswa mampu mengaplikasikan dan/atau memperaktikkan secara langsung pengetahuan mereka tentang pembuatan masakan khas Banjar serta cara penyajiannya secara baik dan benar.

“Mudah-mudahan nanti mereka juga mampu mengolah dan menyajikan sendiri masakan khas Banjar tersebut di rumah dan termotivasi untuk terus semangat dalam meningkatkan keterampilan memasak khususnya untuk membantu orang tua di rumah,” harapnya.

Sementara salah seorang siswa yang ikut pada kegiatan tersebut mengaku senang dengan adanya kegiatan praktik memasak. “Kegitan ini adalah kagiatan praktik terakhir kami pada mata pelajaran Prakarya, semoga hasil praktik kami tidak mengecewakan dewan guru dan pengalaman ini akan selalu kami ingat dan menjadi kenangan yang tidak akan terlupakan,” tukasnya.

Related Posts
Humas
Website Official Madrasah Tsanawiyah Negeri 9 Hulu Sungai Selatan (MTsN 9 HSS)

Related Posts

Posting Komentar